Pengorbanan Anak Domba Terakhir(Dubbing)
Pengorbanan Anak Domba Terakhir(Dubbing)
Sebelum Thanksgiving, ayah Maya, seorang tukang jagal, mengumumkan bakal membuat kembali hidangan “Domba Kurban”, yang mengharuskan 99 domba disembelih hidup-hidup di depan umum hingga domba terakhir mati karena ketakutan. Warga desa pun makin fanatik. Ibunya mulai makan daging mentah. Saat hari penyembelihan tiba, ibunya menghilang dan seorang wanita asing mengaku sebagai ibunya. Semua orang percaya, tapi Maya sama sekali nggak mengenalinya. Desa itu nggak membiarkan siapa pun kabur. Namun Maya tahu ibu kandungnya nggak pernah pergi. Dia nggak mau jadi korban. Dia bukan domba yang bisa dikorbankan.
▶ Where to watchWhere to watch
Watch free
You may also like
▶
Tunanganke Curi Sepuluh Miliar Dolar (Dubbing)
Tunanganke Curi Sepuluh Miliar Dolar (Dubbing)
▶
Tinggalkan Keluarga Jahat Tanpa Penyesalan
Tinggalkan Keluarga Jahat Tanpa Penyesalan
▶
Terpaksa Tunangan, Doi Malah Serius
Terpaksa Tunangan, Doi Malah Serius
▶
Tak Dengarkan Aku, Kapten Wanita Menyesal(Dubbing)
Tak Dengarkan Aku, Kapten Wanita Menyesal(Dubbing)
▶
Setelah Aku Berkorban, Dia Menyesal (Dubbing)
Setelah Aku Berkorban, Dia Menyesal (Dubbing)
▶
Sesat, Kembali
Sesat, Kembali
▶
Salah Pengantin, Benar Jodoh(Dubbing)
Salah Pengantin, Benar Jodoh(Dubbing)
▶
Salah Kubur, Dapat Suami Naga
Salah Kubur, Dapat Suami Naga
▶
Saat Kita Bertemu Kembali
Saat Kita Bertemu Kembali
▶
Penyesalan yang Terlambat(Dubbing)
Penyesalan yang Terlambat(Dubbing)
▶
Penyesalan Mantan Setelah Aku Cantik
Penyesalan Mantan Setelah Aku Cantik
▶
Penyesalan Datang Terlambat(Dubbing)
Penyesalan Datang Terlambat(Dubbing)
▶
Penyesalan Datang, Aku Sudah Pergi(Dubbing)
Penyesalan Datang, Aku Sudah Pergi(Dubbing)
▶
Pemain Bintang Mahu Aku Kembali
Pemain Bintang Mahu Aku Kembali
▶
Nikah Kilat dengan Mahasiswi
Nikah Kilat dengan Mahasiswi
▶
Menjadi Luna Musuhku (Dubbing)
Menjadi Luna Musuhku (Dubbing)
▶
Menikah Kilat Dengan Nona Besar Gangster
Menikah Kilat Dengan Nona Besar Gangster
▶
Membalas Budi dengan Cinta Hangat
Membalas Budi dengan Cinta Hangat