Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
▶ Where to watchWhere to watch
Watch free
You may also like
▶
Robotku Adalah Permaisuri Antarbintang!
Robotku Adalah Permaisuri Antarbintang!
▶
Reinkarnasi Sang Aktris, Kini Aku Memilih CEO
Reinkarnasi Sang Aktris, Kini Aku Memilih CEO
▶
Tak Sudi Lagi Mencintai Paus Suci
Tak Sudi Lagi Mencintai Paus Suci
▶
Nyawa demi Cetak Biru Negara
Nyawa demi Cetak Biru Negara
▶
Setelah Aku Membeli Sperma dari Miliarder Alpha
Setelah Aku Membeli Sperma dari Miliarder Alpha
▶
Kakakku Tidak Percaya Padaku
Kakakku Tidak Percaya Padaku
▶
Bos Kasih Kapal Rongsok, Kini Aku Kaya
Bos Kasih Kapal Rongsok, Kini Aku Kaya
▶
[Versi Dub] Mobilku, Dipakai Selingkuhannya
[Versi Dub] Mobilku, Dipakai Selingkuhannya
▶
Tak Ada yang Boleh Menyakiti Ibuku
Tak Ada yang Boleh Menyakiti Ibuku
▶
Pengemis Itu Ingin Kabur
Pengemis Itu Ingin Kabur
▶
Kau Pura-Pura Lugu, Aku Jagonya
Kau Pura-Pura Lugu, Aku Jagonya
▶
Alpha Membuangku, Takdir Memahkotai Aku
Alpha Membuangku, Takdir Memahkotai Aku
▶
Alpha Membuangku, Pangeran Memilihku
Alpha Membuangku, Pangeran Memilihku
▶
Cinta yang Lahir dari Kesalahan
Cinta yang Lahir dari Kesalahan
▶
Alpha Mengikutiku ke Dunia Modern
Alpha Mengikutiku ke Dunia Modern
▶
Pak, Penyamaran Istri Anda Terbongkar Lagi!
Pak, Penyamaran Istri Anda Terbongkar Lagi!
▶
Putri Ajaib Membawa Keberuntungan
Putri Ajaib Membawa Keberuntungan
▶
Pendekar Buta Palsu, Sekarang Nasib Negara di Tanganku
Pendekar Buta Palsu, Sekarang Nasib Negara di Tanganku